Hari ini lapangan kembali mencatatkan pencapaian yang patut dibanggakan. Di area Kolam Budidaya, empat kolam yaitu A1, A2, A3, dan A8 kini telah berdiri sempurna dengan seluruh lapisan Liner HDPE terpasang dan terlas rapi, siap menerima air kapanpun sistem operasional dimulai. Kolam A4 hingga A7 pun terus bergerak solid dengan pembentukan tanggul yang hampir menyeluruh dan pekerjaan drainase yang terus dipacu. Di sisi Kolam Tandon, T4 tinggal selangkah lagi menuju operasional penuh, sementara T3 sudah hampir sepenuhnya berbalut HDPE dan menunggu sentuhan akhir pengelasan. Fasilitas Umum juga tidak tinggal diam karena struktur Gudang, Workshop, dan Kantin telah berdiri kokoh dengan tim yang terus berkoordinasi memastikan pekerjaan finishing berjalan sesuai antrian prioritas. Keseluruhan progres hari ini memperlihatkan bahwa roda pembangunan terus berputar dengan arah yang jelas dan target yang tetap dalam jangkauan.
Persetujuan
Approver
Approver: setujui jika sudah benar, atau tolak dengan catatan supaya pelapor bisa perbaiki.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
100%
Pekerjaan dimulai dengan pengerukan bodi kolam menggunakan excavator hingga mencapai kedalaman rencana. Material hasil galian kemudian didorong dan ditumpuk membentuk tanggul menggunakan bulldozer di seluruh sisi kolam A1. Bucket excavator digunakan untuk merapikan dan membentuk kemiringan lereng sisi dalam tanggul agar sesuai dengan sudut yang direncanakan. Proses compaction dilakukan menggunakan bulldozer yang meratakan dan memadatkan tanggul secara bertahap hingga kepadatan tanah memenuhi standar yang disyaratkan. Tahap akhir adalah perataan elevasi dasar kolam yang kembali dikerjakan menggunakan excavator untuk memastikan tidak ada perbedaan ketinggian yang signifikan antar titik. Seluruh rangkaian pekerjaan ini kini telah rampung 100%.
—
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
90%
Pekerjaan central drain dan pemipaan bawah tanggul kolam A1 hampir sepenuhnya rampung dengan progres 90%. Galian sump pit, pengecoran beton central drain, penanaman pipa outlet utama PVC Rucika AW menembus bawah tanggul, serta pemasangan pipa subsoil sebagai jalur pembuangan udara dan air di bawah lapisan HDPE seluruhnya telah selesai dikerjakan. Satu item yang masih tersisa adalah pemasangan klem pengunci yang berfungsi menjepit geomembrane HDPE pada cor-coran central drain dan pipa, untuk mencegah air merembes masuk ke bawah lapisan HDPE. Pemasangan klem akan segera diselesaikan sebagai tahap akhir pekerjaan ini.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
0%
Pekerjaan box outlet pada kolam A1 belum dapat dimulai karena terdapat kendala di lapangan yang perlu diselesaikan terlebih dahulu. Saluran outlet utama (parit) saat ini masih tergenang air cukup dalam dan terus mengeluarkan air layaknya mata air, sehingga area kerja tidak memungkinkan untuk dilakukan pengecoran. Sebagai langkah penanganan, akan dilakukan pembuatan tanggul menggunakan pasangan batu di sekitar area parit untuk menahan rembesan air agar tidak terus keluar dan mencegah potensi longsor pada dinding saluran. Pekerjaan box outlet baru akan dilanjutkan setelah kondisi area kering dan aman untuk dikerjakan.
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
95%
Seluruh lapisan HDPE kolam A1 telah berhasil digelar dan dilas hingga mencapai progres 95%. Pembersihan dasar kolam, penghamparan roll plastik HDPE mengikuti kontur dasar dan dinding kolam, serta pengelasan sambungan antar lembaran menggunakan mesin Double Track dan Extrusion semuanya telah selesai dengan baik. Satu tahap yang masih tersisa adalah pembuatan lubang pada lapisan HDPE di titik-titik pemasangan klem pengunci, yang akan dikerjakan bersamaan dengan penyelesaian klem pada central drain agar kedua pekerjaan dapat diselesaikan sekaligus dalam satu sesi.
—
Jembatan Anco (Pipa PVC Cor Beton)
4%
100%
Dua unit jembatan anco kolam A1 telah selesai dibangun seluruhnya dan siap dioperasikan. Masing-masing jembatan berdiri di atas 6 tiang pipa PVC cor beton yang terbagi dalam 3 titik pondasi, di mana setiap pondasi menopang 2 tiang sekaligus untuk memastikan kestabilan struktur. Pada setiap jembatan juga dipasang 1 dudukan autofeeder dari tiang tambahan, sehingga total terdapat 2 dudukan autofeeder yang tersebar merata di kedua sisi kolam. Setiap pondasi cor-coran dialasi plastik HDPE sebelum dicor untuk melindungi lapisan HDPE dasar kolam dari kerusakan akibat tekanan dan gesekan beton. Lantai kedua jembatan menggunakan papan kayu tanpa handrail di sisi-sisinya, agar tidak menghalangi aktivitas pengisian ulang autofeeder dari pinggir jembatan. Seluruh komponen telah terpasang dan kedua jembatan anco kolam A1 kini siap digunakan.
—
Fasilitas Penunjang & Parit Outlet Luar
1%
35%
Pekerjaan fasilitas penunjang kolam A1 telah mencapai progres 35%. Galian parit koneksi di luar box outlet telah selesai dikerjakan, tiang besi Sub-Panel Listrik Kolam sudah berdiri di posisinya, dan perataan top walkway sisi barat telah tuntas. Namun walkway sisi timur mengalami kerusakan akibat intensitas lalu lintas alat berat yang tinggi selama proses pengerjaan berlangsung dan perlu diperbaiki kembali. Kondisi diperparah dengan longsornya tanggul sisi timur yang dipicu oleh rembesan air dari parit outlet yang terus mengalir, membuat struktur tanah di area tersebut tidak stabil. Pengecoran dudukan beton kincir air dan pemasangan tangga kontrol turun kolam belum dapat dimulai hingga kondisi tanggul dan parit outlet berhasil ditangani.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
100%
Pekerjaan dimulai dengan pengerukan bodi kolam menggunakan excavator hingga mencapai kedalaman rencana. Material hasil galian kemudian didorong dan ditumpuk membentuk tanggul menggunakan bulldozer di seluruh sisi kolam A2. Bucket excavator digunakan untuk merapikan dan membentuk kemiringan lereng sisi dalam tanggul agar sesuai dengan sudut yang direncanakan. Proses compaction dilakukan menggunakan bulldozer yang meratakan dan memadatkan tanggul secara bertahap hingga kepadatan tanah memenuhi standar yang disyaratkan. Tahap akhir adalah perataan elevasi dasar kolam yang kembali dikerjakan menggunakan excavator untuk memastikan tidak ada perbedaan ketinggian yang signifikan antar titik. Seluruh rangkaian pekerjaan ini kini telah rampung 100%.
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
100%
Titik terbawah dasar kolam A2 menjadi fokus utama pekerjaan ini, di mana galian sump pit dikerjakan sebagai pusat pengumpulan air sebelum dibuang keluar kolam. Setelah galian selesai, bekisting dipasang dan pengecoran beton central drain dilakukan untuk membentuk struktur yang solid sebagai dudukan sistem drainase. Paralel dengan itu, jalur pipa outlet utama digali menembus bawah tanggul, kemudian pipa PVC Rucika AW ditanam dan disambung sesuai jalur rencana. Pipa subsoil juga dipasang di bawah lapisan HDPE sebagai jalur pembuangan udara dan air yang terperangkap di bawah plastik, sehingga lapisan HDPE tidak menggelembung dan tetap menempel rata pada dasar kolam. Sebagai tahap akhir, klem pengunci dipasang mengelilingi cor-coran central drain dan pipa untuk menjepit geomembrane HDPE secara rapat, mencegah air merembes masuk ke bawah lapisan HDPE yang dapat mengganggu integritas dasar kolam. Pekerjaan ini telah selesai 100% dan sistem drainase siap difungsikan.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
0%
Pekerjaan box outlet pada kolam A2 belum dapat dimulai karena terdapat kendala di lapangan yang perlu diselesaikan terlebih dahulu. Saluran outlet utama (parit) saat ini masih tergenang air cukup dalam dan terus mengeluarkan air layaknya mata air, sehingga area kerja tidak memungkinkan untuk dilakukan pengecoran. Sebagai langkah penanganan, akan dilakukan pembuatan tanggul menggunakan pasangan batu di sekitar area parit untuk menahan rembesan air agar tidak terus keluar dan mencegah potensi longsor pada dinding saluran. Pekerjaan box outlet baru akan dilanjutkan setelah kondisi area kering dan aman untuk dikerjakan.
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
100%
Seluruh lapisan HDPE kolam A2 telah berhasil digelar dan dilas dengan sempurna hingga mencapai progres 100%. Sebelum plastik digelar, permukaan dasar dan lereng tanggul dibersihkan terlebih dahulu dari sisa material tajam, batu, maupun gumpalan tanah yang berpotensi merusak lapisan HDPE. Roll plastik kemudian dihampar secara bertahap mengikuti kontur dasar dan dinding kolam, memastikan tidak ada bagian yang terlipat atau terangkat. Sambungan antar lembaran dilas menggunakan mesin Double Track untuk area utama, serta mesin Extrusion untuk bagian sudut dan detail yang membutuhkan presisi lebih tinggi. Seluruh hasil lasan telah diperiksa kerapatannya dan kolam A2 kini siap menerima air.
Jembatan Anco (Pipa PVC Cor Beton)
4%
80%
Progres jembatan anco kolam A2 telah memasuki tahap akhir. Pemasangan tiang dan pondasi telah selesai dikerjakan dengan baik, diikuti dengan pemasangan rangka struktur yang menjadi tulang punggung tempat berpijak. Saat ini pekerjaan yang tersisa hanya pemasangan papan lantai jembatan sebagai permukaan pijakan operator saat melakukan aktivitas di atas kolam. Target penyelesaian pekerjaan ini dalam waktu dekat setelah material papan tersedia di lokasi.
—
Fasilitas Penunjang & Parit Outlet Luar
1%
35%
Fasilitas penunjang kolam A2 berada di progres yang sama dengan kolam A1 yakni 35%, mengingat keduanya menghadapi kendala lapangan yang serupa. Galian parit koneksi, pemasangan tiang besi Sub-Panel Listrik Kolam, serta perataan top walkway sisi barat seluruhnya telah diselesaikan. Sisi timur walkway masih memerlukan perbaikan akibat kerusakan yang ditinggalkan oleh alat berat selama pengerjaan. Tanggul sisi timur juga mengalami kelongsoran akibat jenuhnya tanah oleh rembesan air parit outlet yang tidak berhenti mengalir. Dua item tersisa yakni pengecoran dudukan beton kincir air dan pemasangan tangga kontrol turun kolam masih menunggu penyelesaian masalah parit outlet sebagai prasyarat utama sebelum pekerjaan dapat dilanjutkan.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
100%
Pekerjaan dimulai dengan pengerukan bodi kolam menggunakan excavator hingga mencapai kedalaman rencana. Material hasil galian kemudian didorong dan ditumpuk membentuk tanggul menggunakan bulldozer di seluruh sisi kolam A3. Bucket excavator digunakan untuk merapikan dan membentuk kemiringan lereng sisi dalam tanggul agar sesuai dengan sudut yang direncanakan. Proses compaction dilakukan menggunakan bulldozer yang meratakan dan memadatkan tanggul secara bertahap hingga kepadatan tanah memenuhi standar yang disyaratkan. Tahap akhir adalah perataan elevasi dasar kolam yang kembali dikerjakan menggunakan excavator untuk memastikan tidak ada perbedaan ketinggian yang signifikan antar titik. Seluruh rangkaian pekerjaan ini kini telah rampung 100%.
—
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
100%
Titik terbawah dasar kolam A3 menjadi fokus utama pekerjaan ini, di mana galian sump pit dikerjakan sebagai pusat pengumpulan air sebelum dibuang keluar kolam. Setelah galian selesai, bekisting dipasang dan pengecoran beton central drain dilakukan untuk membentuk struktur yang solid sebagai dudukan sistem drainase. Paralel dengan itu, jalur pipa outlet utama digali menembus bawah tanggul, kemudian pipa PVC Rucika AW ditanam dan disambung sesuai jalur rencana. Pipa subsoil juga dipasang di bawah lapisan HDPE sebagai jalur pembuangan udara dan air yang terperangkap di bawah plastik, sehingga lapisan HDPE tidak menggelembung dan tetap menempel rata pada dasar kolam. Sebagai tahap akhir, klem pengunci dipasang mengelilingi cor-coran central drain dan pipa untuk menjepit geomembrane HDPE secara rapat, mencegah air merembes masuk ke bawah lapisan HDPE yang dapat mengganggu integritas dasar kolam. Pekerjaan ini telah selesai 100% dan sistem drainase siap difungsikan.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
0%
—
—
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
100%
Seluruh lapisan HDPE kolam A3 telah berhasil digelar dan dilas dengan sempurna hingga mencapai progres 100%. Sebelum plastik digelar, permukaan dasar dan lereng tanggul dibersihkan terlebih dahulu dari sisa material tajam, batu, maupun gumpalan tanah yang berpotensi merusak lapisan HDPE. Roll plastik kemudian dihampar secara bertahap mengikuti kontur dasar dan dinding kolam, memastikan tidak ada bagian yang terlipat atau terangkat. Sambungan antar lembaran dilas menggunakan mesin Double Track untuk area utama, serta mesin Extrusion untuk bagian sudut dan detail yang membutuhkan presisi lebih tinggi. Seluruh hasil lasan telah diperiksa kerapatannya dan kolam A3 kini siap menerima air.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
100%
Pekerjaan dimulai dengan pengerukan bodi kolam menggunakan excavator hingga mencapai kedalaman rencana. Material hasil galian kemudian didorong dan ditumpuk membentuk tanggul menggunakan bulldozer di seluruh sisi kolam A4. Bucket excavator digunakan untuk merapikan dan membentuk kemiringan lereng sisi dalam tanggul agar sesuai dengan sudut yang direncanakan. Proses compaction dilakukan menggunakan bulldozer yang meratakan dan memadatkan tanggul secara bertahap hingga kepadatan tanah memenuhi standar yang disyaratkan. Tahap akhir adalah perataan elevasi dasar kolam yang kembali dikerjakan menggunakan excavator untuk memastikan tidak ada perbedaan ketinggian yang signifikan antar titik. Seluruh rangkaian pekerjaan ini kini telah rampung 100%.
—
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
100%
Titik terbawah dasar kolam A4 menjadi fokus utama pekerjaan ini, di mana galian sump pit dikerjakan sebagai pusat pengumpulan air sebelum dibuang keluar kolam. Setelah galian selesai, bekisting dipasang dan pengecoran beton central drain dilakukan untuk membentuk struktur yang solid sebagai dudukan sistem drainase. Paralel dengan itu, jalur pipa outlet utama digali menembus bawah tanggul, kemudian pipa PVC Rucika AW ditanam dan disambung sesuai jalur rencana. Pipa subsoil juga dipasang di bawah lapisan HDPE sebagai jalur pembuangan udara dan air yang terperangkap di bawah plastik, sehingga lapisan HDPE tidak menggelembung dan tetap menempel rata pada dasar kolam. Sebagai tahap akhir, klem pengunci dipasang mengelilingi cor-coran central drain dan pipa untuk menjepit geomembrane HDPE secara rapat, mencegah air merembes masuk ke bawah lapisan HDPE yang dapat mengganggu integritas dasar kolam. Pekerjaan ini telah selesai 100% dan sistem drainase siap difungsikan.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
30%
Pekerjaan box outlet kolam A4 telah memasuki tahap awal dengan progres mencapai 30%. Pemotongan tanggul untuk pembentukan bukaan box outlet telah selesai dikerjakan, di mana bagian tanggul dibuka secara presisi sesuai dimensi rencana sebagai tempat dudukan struktur box outlet. Tahap berikutnya adalah pemasangan dinding menggunakan hebel dan pengecoran struktur box outlet, namun pekerjaan ini belum dimulai dan akan segera dilanjutkan setelah persiapan material di lokasi terpenuhi.
—
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
0%
Penggelaran HDPE kolam A4 belum dapat dilaksanakan hingga saat ini. Kondisi dasar kolam yang terus diguyur hujan setiap harinya menyebabkan permukaan tanah menjadi sangat lembek dan tidak stabil untuk menerima beban apapun di atasnya. Apabila HDPE dipaksakan digelar dalam kondisi ini, injakan kaki pekerja saat proses pemasangan akan menciptakan cekungan-cekungan pada permukaan tanah yang lembek, sehingga lapisan HDPE ikut tertarik dan meregang tidak merata. Risiko ini tidak berhenti di tahap pemasangan, saat kolam sudah terisi air dan feeder melakukan aktivitas di atas kolam, injakan pada HDPE yang tidak memiliki dasar tanah yang padat berpotensi menyebabkan robekan yang dapat merusak seluruh lapisan pelindung kolam. Penggelaran akan dilanjutkan setelah dasar kolam mengering dan cukup padat untuk menopang aktivitas pemasangan maupun operasional kolam ke depannya.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
90%
Pekerjaan tanah dan tanggul kolam A5 hampir rampung dengan progres mencapai 90%. Pengerukan bodi kolam, pembentukan lereng tanggul menggunakan bucket excavator, serta pemadatan menggunakan bulldozer telah seluruhnya selesai dikerjakan. Namun curah hujan tinggi yang mengguyur lokasi selama beberapa hari terakhir meninggalkan jejak berupa cekungan dan garis aliran air yang cukup terlihat di dasar kolam. Kondisi ini memerlukan pengecekan ulang dan kemungkinan perataan kembali pada titik-titik yang terdampak sebelum pekerjaan dinyatakan selesai penuh, guna memastikan elevasi dasar kolam benar-benar seragam dan siap untuk tahap penggelaran HDPE.
—
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
85%
Pekerjaan central drain dan pemipaan bawah tanggul kolam A5 telah berjalan dengan baik hingga mencapai 85%. Galian sump pit, pengecoran beton central drain, penanaman pipa outlet utama PVC Rucika AW menembus bawah tanggul, serta pemasangan klem pengunci geomembrane HDPE pada cor-coran seluruhnya telah selesai dikerjakan. Satu-satunya pekerjaan yang masih berjalan adalah pemasangan pipa subsoil sebagai jalur pembuangan udara dan air yang terperangkap di bawah lapisan HDPE, di mana progresnya baru mencapai 50%. Pemasangan pipa subsoil akan segera dirampungkan sebelum penggelaran HDPE dimulai.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
50%
Pekerjaan box outlet kolam A5 terus berjalan dengan progres mencapai 50%. Setelah pemotongan tanggul selesai dikerjakan, pemasangan dinding hebel sebagai pembentuk struktur box outlet kini sudah hampir rampung. Tahap selanjutnya adalah pengecoran untuk mengunci dan memperkuat seluruh struktur hebel yang telah terpasang, sehingga box outlet siap berfungsi sebagai pintu sekat air sekaligus area bak panen sisi luar kolam.
—
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
0%
Penggelaran HDPE kolam A5 belum dapat dilaksanakan hingga saat ini. Selain menunggu pemasangan pipa subsoil yang masih berjalan, kondisi dasar kolam yang terus diguyur hujan setiap harinya menyebabkan permukaan tanah menjadi sangat lembek dan tidak stabil. Apabila HDPE dipaksakan digelar dalam kondisi ini, injakan kaki pekerja saat proses pemasangan akan menciptakan cekungan-cekungan pada permukaan tanah yang lembek, sehingga lapisan HDPE ikut tertarik dan meregang tidak merata. Risiko ini berlanjut hingga saat kolam beroperasi, di mana injakan feeder di atas HDPE yang tidak memiliki dasar tanah padat berpotensi menyebabkan robekan yang merusak seluruh lapisan pelindung kolam. Penggelaran baru akan dilaksanakan setelah pipa subsoil terpasang penuh dan dasar kolam mengering serta cukup padat untuk menopang aktivitas pemasangan maupun operasional ke depannya.
—
Jembatan Anco (Pipa PVC Cor Beton)
4%
0%
—
—
Fasilitas Penunjang & Parit Outlet Luar
1%
45%
Pekerjaan fasilitas penunjang kolam A5 tengah berjalan dengan progres mencapai 45%. Galian parit koneksi di luar box outlet telah selesai dikerjakan seluruhnya, begitu pula pemasangan tiang besi Sub-Panel Listrik Kolam yang sudah berdiri penuh di posisinya. Untuk perataan top walkway, sisi barat kolam telah selesai dirapikan dengan baik, namun sisi timur masih dalam kondisi rusak akibat dilintasi alat berat dan kendaraan proyek selama pengerjaan berlangsung sehingga perlu perbaikan kembali. Sementara itu, dua item lainnya yakni pengecoran dudukan beton kincir air dan pemasangan tangga kontrol turun kolam belum mulai dikerjakan dan akan segera dijadwalkan setelah kondisi lapangan memungkinkan.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
90%
Pekerjaan tanah dan tanggul kolam A6 telah mencapai progres 90%. Seluruh tahapan mulai dari pengerukan bodi kolam, pembentukan kemiringan lereng tanggul menggunakan bucket excavator, hingga pemadatan menggunakan bulldozer telah diselesaikan. Namun intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir berdampak pada kondisi dasar kolam, di mana mulai terlihat cekungan dan garis-garis aliran air yang menunjukkan adanya pergeseran permukaan tanah. Sebelum pekerjaan dinyatakan rampung sepenuhnya, perlu dilakukan pengecekan dan perataan ulang pada titik-titik yang terdampak agar elevasi dasar kolam kembali sesuai rencana dan siap untuk tahap berikutnya.
—
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
40%
Pekerjaan central drain dan pemipaan bawah tanggul kolam A6 masih terus berjalan dengan progres keseluruhan mencapai 35%. Pengecoran beton central drain telah dimulai namun baru mencapai 40%, sementara lubang pipa overflow dan pipa outlet klekap sudah berhasil dicor dan terpasang. Kendala utama yang memperlambat pekerjaan ini adalah kondisi dasar kolam yang masih lembek akibat hujan, sehingga proses transportasi material ke tengah kolam menjadi sangat sulit dilakukan. Pekerjaan akan terus dilanjutkan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi lapangan dan aksesibilitas ke area kerja.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
75%
Pekerjaan box outlet kolam A6 telah mencapai progres 75% dan menjadi yang paling maju dibandingkan kolam lainnya. Setelah pemotongan tanggul selesai dikerjakan, pemasangan dinding hebel dilanjutkan dengan pengecoran struktur box outlet, dan kini seluruh permukaan telah diplester dengan rapi. Tahap finishing dan pemasangan komponen pintu sekat air serta area bak panen sisi luar menjadi pekerjaan yang masih perlu diselesaikan sebelum item ini dinyatakan rampung sepenuhnya.
—
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
0%
Penggelaran HDPE kolam A6 belum dapat dimulai karena kondisi dasar kolam yang masih sangat lembek akibat curah hujan tinggi yang terus berlangsung. Kondisi ini juga menjadi salah satu faktor penghambat penyelesaian pipa subsoil yang seharusnya terpasang terlebih dahulu sebelum HDPE digelar. Memaksakan penggelaran dalam kondisi tanah seperti ini berisiko tinggi, injakan pekerja saat pemasangan maupun feeder saat kolam sudah beroperasi dapat menyebabkan HDPE melesak mengikuti cekungan tanah yang lembek, berujung pada robekan yang merusak seluruh lapisan pelindung kolam. Penggelaran baru akan dilaksanakan setelah dasar kolam mengering, pipa subsoil terpasang penuh, dan kondisi tanah cukup padat untuk menopang seluruh aktivitas di atasnya.
—
Jembatan Anco (Pipa PVC Cor Beton)
4%
0%
—
—
Fasilitas Penunjang & Parit Outlet Luar
1%
45%
Fasilitas penunjang kolam A6 berada di progres yang sama dengan kolam A5, yakni 45%. Galian parit koneksi di luar box outlet dan pemasangan tiang besi Sub-Panel Listrik Kolam keduanya telah selesai dikerjakan. Perataan top walkway sisi barat sudah tuntas, namun sisi timur masih memerlukan perbaikan akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh lalu lintas alat berat dan kendaraan proyek selama pengerjaan berlangsung. Sementara pengecoran dudukan beton kincir air dan pemasangan tangga kontrol turun kolam belum dapat dimulai dan akan dijadwalkan setelah kondisi lapangan mendukung.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
85%
Pekerjaan tanah dan tanggul kolam A7 telah mencapai progres 85%. Seluruh tahapan pengerukan, pembentukan lereng tanggul menggunakan bucket excavator, serta pemadatan menggunakan bulldozer telah dikerjakan. Namun terdapat dua kondisi lapangan yang perlu ditangani sebelum pekerjaan ini dinyatakan selesai penuh. Pertama, curah hujan yang tinggi meninggalkan cekungan dan garis aliran air di dasar kolam yang memerlukan perataan ulang. Kedua, rumput yang telah terlanjur tumbuh di area dasar dan lereng tanggul perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengecekan elevasi akhir, karena keberadaan rumput dapat mengganggu kepadatan tanah dan menghambat proses penggelaran HDPE nantinya.
—
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
100%
Seluruh pekerjaan central drain dan pemipaan bawah tanggul kolam A7 telah berhasil diselesaikan 100%. Galian sump pit, pengecoran beton central drain, penanaman pipa outlet utama PVC Rucika AW menembus bawah tanggul, pemasangan pipa subsoil sebagai jalur pembuangan udara dan air di bawah lapisan HDPE, hingga pemasangan klem pengunci geomembrane HDPE pada seluruh cor-coran semuanya telah tuntas dikerjakan. Sistem drainase kolam A7 kini siap difungsikan.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
0%
Pekerjaan box outlet kolam A7 belum dapat dimulai karena berbagi saluran outlet utama yang sama dengan kolam A1 dan A2 yang letaknya berseberangan. Parit outlet di area ini masih terus tergenang air dalam dan mengeluarkan rembesan air seperti mata air yang tidak berhenti, sehingga kondisi area kerja sama sekali tidak memungkinkan untuk dilakukan pengecoran maupun pemasangan struktur apapun. Penanganan yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah pembangunan tanggul menggunakan pasangan batu di sepanjang parit untuk menahan rembesan dan mencegah longsor pada dinding saluran. Pekerjaan box outlet ketiga kolam ini baru akan dilanjutkan setelah saluran outlet berhasil dikendalikan dan area kerja dalam kondisi kering.
—
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
0%
Penggelaran HDPE kolam A7 belum dapat dilaksanakan karena kondisi lapangan yang belum memenuhi syarat untuk dikerjakan. Dasar kolam masih menyimpan dampak dari guyuran hujan yang terus-menerus berupa cekungan dan permukaan tanah yang lembek, ditambah dengan rumput yang telah terlanjur tumbuh di area dasar dan lereng tanggul yang perlu dibersihkan terlebih dahulu. Menggelar HDPE di atas permukaan yang belum bersih dan belum padat berisiko merusak lapisan plastik sejak awal pemasangan, belum lagi risiko robekan akibat injakan feeder saat kolam sudah beroperasi nantinya. Penggelaran baru akan dijadwalkan setelah pembersihan rumput selesai, dasar kolam kering dan rata, serta seluruh kondisi lapangan dinyatakan siap.
—
Jembatan Anco (Pipa PVC Cor Beton)
4%
0%
—
—
Fasilitas Penunjang & Parit Outlet Luar
1%
30%
Fasilitas penunjang kolam A7 mencatat progres 30%, menjadi yang paling tertinggal dibandingkan kolam A5 dan A6. Dari seluruh item pekerjaan, hanya galian parit koneksi di luar box outlet dan perataan top walkway sisi barat yang telah selesai dikerjakan. Sisi timur walkway masih memerlukan perbaikan akibat lintasan alat berat, diperparah dengan longsornya tanggul sisi timur yang disebabkan oleh rembesan air dari parit outlet yang terus mengalir seperti mata air sehingga tanah di area tersebut menjadi jenuh dan tidak mampu menahan beban. Sementara itu, pemasangan tiang besi Sub-Panel Listrik Kolam, pengecoran dudukan beton kincir air, dan pemasangan tangga kontrol turun kolam seluruhnya belum dimulai dan menunggu kondisi lapangan membaik.
Pekerjaan Tanah & Tanggul (Galian, Elevasi, Compaction)
40%
100%
Pekerjaan dimulai dengan pengerukan bodi kolam menggunakan excavator hingga mencapai kedalaman rencana. Material hasil galian kemudian didorong dan ditumpuk membentuk tanggul menggunakan bulldozer di seluruh sisi kolam A8. Bucket excavator digunakan untuk merapikan dan membentuk kemiringan lereng sisi dalam tanggul agar sesuai dengan sudut yang direncanakan. Proses compaction dilakukan menggunakan bulldozer yang meratakan dan memadatkan tanggul secara bertahap hingga kepadatan tanah memenuhi standar yang disyaratkan. Tahap akhir adalah perataan elevasi dasar kolam yang kembali dikerjakan menggunakan excavator untuk memastikan tidak ada perbedaan ketinggian yang signifikan antar titik. Seluruh rangkaian pekerjaan ini kini telah rampung 100%.
—
Central Drain & Pemipaan Bawah Tanggul
36%
100%
Titik terbawah dasar kolam A8 menjadi fokus utama pekerjaan ini, di mana galian sump pit dikerjakan sebagai pusat pengumpulan air sebelum dibuang keluar kolam. Setelah galian selesai, bekisting dipasang dan pengecoran beton central drain dilakukan untuk membentuk struktur yang solid sebagai dudukan sistem drainase. Paralel dengan itu, jalur pipa outlet utama digali menembus bawah tanggul, kemudian pipa PVC Rucika AW ditanam dan disambung sesuai jalur rencana. Pipa subsoil juga dipasang di bawah lapisan HDPE sebagai jalur pembuangan udara dan air yang terperangkap di bawah plastik, sehingga lapisan HDPE tidak menggelembung dan tetap menempel rata pada dasar kolam. Sebagai tahap akhir, klem pengunci dipasang mengelilingi cor-coran central drain dan pipa untuk menjepit geomembrane HDPE secara rapat, mencegah air merembes masuk ke bawah lapisan HDPE yang dapat mengganggu integritas dasar kolam. Pekerjaan ini telah selesai 100% dan sistem drainase siap difungsikan.
—
Box Outlet Beton & Bak Panen Sisi Luar
10%
0%
Pekerjaan box outlet kolam A8 menghadapi kendala yang identik dengan kolam A7, mengingat keduanya berbagi saluran outlet utama yang sama dengan kolam A2 yang letaknya berseberangan langsung. Parit outlet di area ini masih terendam air dalam yang terus keluar tanpa henti seperti mata air, membuat kondisi area kerja sama sekali tidak layak untuk memulai pengecoran maupun pemasangan struktur apapun. Penanganan awal berupa pembangunan tanggul pasangan batu untuk menahan rembesan dan mengamankan dinding saluran dari longsor harus diselesaikan terlebih dahulu. Pekerjaan box outlet kolam A8 baru dapat dilanjutkan setelah kondisi parit outlet berhasil dikendalikan dan area kerja benar-benar kering.
—
Gelar & Pengelasan Liner HDPE
9%
100%
Seluruh lapisan HDPE kolam A8 telah berhasil digelar dan dilas dengan sempurna hingga mencapai progres 100%. Sebelum plastik digelar, permukaan dasar dan lereng tanggul dibersihkan terlebih dahulu dari sisa material tajam, batu, maupun gumpalan tanah yang berpotensi merusak lapisan HDPE. Roll plastik kemudian dihampar secara bertahap mengikuti kontur dasar dan dinding kolam, memastikan tidak ada bagian yang terlipat atau terangkat. Sambungan antar lembaran dilas menggunakan mesin Double Track untuk area utama, serta mesin Extrusion untuk bagian sudut dan detail yang membutuhkan presisi lebih tinggi. Seluruh hasil lasan telah diperiksa kerapatannya dan kolam A8 kini siap menerima air.
—
Jembatan Anco (Pipa PVC Cor Beton)
4%
0%
—
—
Fasilitas Penunjang & Parit Outlet Luar
1%
30%
Pekerjaan fasilitas penunjang kolam A8 berada di progres 30%, sejajar dengan kondisi kolam A7 yang letaknya berseberangan. Pekerjaan yang telah tuntas baru sebatas galian parit koneksi di luar box outlet dan perataan top walkway di sisi barat kolam. Walkway sisi timur masih dalam kondisi rusak akibat padatnya lalu lintas alat berat selama proses pengerjaan berlangsung. Situasi semakin berat dengan amblasnya tanggul sisi timur yang dipicu oleh kondisi parit outlet yang terus mengeluarkan rembesan air, menyebabkan tanah di sekitar area tersebut menjadi labil dan tidak mampu mempertahankan strukturnya. Tiang besi Sub-Panel Listrik Kolam, pengecoran dudukan beton kincir air, serta tangga kontrol turun kolam ketiganya masih menunggu giliran dan belum dapat dijadwalkan sebelum kondisi tanggul dan parit outlet berhasil diatasi.
—
RingkasanPembangunan infrastruktur kolam budidaya udang A1 hingga A8 terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dan konsisten. Meskipun tantangan cuaca berupa curah hujan tinggi mewarnai perjalanan pengerjaan dan menyebabkan keterlambatan dari timeline yang telah direncanakan, tim lapangan berhasil mempertahankan momentum dan menyelesaikan berbagai tahapan kritis di hampir seluruh kolam.
Dari sisi struktur utama, kolam A1, A2, A3, dan A8 telah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan pekerjaan tanah & tanggul serta central drain yang telah rampung 100% di keempat kolam tersebut. Lebih membanggakan lagi, penggelaran dan pengelasan liner HDPE di kolam A1, A2, A3, dan A8 juga telah selesai sepenuhnya, menjadikan keempat kolam ini siap menerima air dari sisi lapisan pelindung. Kolam A4, A5, A6, dan A7 pun tidak jauh tertinggal dengan pekerjaan tanah & tanggul yang sudah menyentuh angka 85-90%, artinya fondasi fisik seluruh kolam hampir dipastikan selesai dalam waktu dekat.
Kemajuan juga terlihat jelas pada sistem drainase. Central drain kolam A7 telah selesai 100% mengikuti jejak A1, A2, A3, dan A8, sementara A4 dan A5 sudah di angka 85% dan terus bergerak maju. Kolam A6 yang sempat terkendala sulitnya transportasi material ke tengah kolam tetap mencatat progres 35% dan terus dikejar penyelesaiannya.
Di sisi box outlet, kolam A6 tampil sebagai yang terdepan dengan progres 75%, di mana struktur hebel, cor, dan plesteran telah selesai dengan rapi. Kolam A4 dan A5 mengikuti di angka 50% dengan pemasangan hebel yang hampir tuntas, sementara kolam A3 telah melewati tahap pemotongan tanggul di 30% dan siap melangkah ke fase berikutnya. Adapun kolam A1, A2, A7, dan A8 yang box outletnya belum dapat dimulai, kendala utamanya telah teridentifikasi dengan jelas yaitu rembesan air di parit outlet yang sedang dalam proses penanganan melalui pembangunan tanggul pasangan batu. Begitu penanganan ini selesai, keempat kolam tersebut siap melesat mengejar ketertinggalan.
Jembatan anco kolam A1 telah berdiri sempurna sebagai bukti nyata bahwa target penyelesaian fasilitas operasional bukan sekadar rencana. Kolam A2 menyusul di 80% dan hanya tinggal selangkah lagi dengan sisa pekerjaan pemasangan papan lantai. Kolam A3 hingga A8 sedang dalam antrian pengerjaan dan akan segera dimulai seiring penyelesaian pekerjaan struktural yang menjadi prioritas.
Secara keseluruhan, seluruh kendala yang ada telah terpetakan dengan baik, mulai dari kondisi tanah lembek yang menunda penggelaran HDPE di kolam A4 hingga A7, hingga rembesan air parit outlet yang menjadi perhatian bersama. Keterlambatan dari sisi timeline menjadi catatan penting yang perlu diantisipasi ke depan, namun dengan penanganan kendala yang tepat dan terencana, target penyelesaian seluruh infrastruktur kolam budidaya ini tetap dalam jangkauan.
Pembentukan bodi tanggul telah mencapai 50% pada sisi dinding, dengan pekerjaan pemadatan dan pembentukan kemiringan yang terus berjalan. Tantangan utama yang dihadapi di lapangan adalah karakteristik tanah berpasir yang memerlukan penanganan pemadatan lebih intensif, serta kondisi tanggul sisi selatan yang berhadapan langsung dengan pantai dan aliran sungai alami, sehingga rawan abrasi dan membutuhkan penanganan proteksi ekstra. Sementara itu, sisi utara memerlukan volume pengurugan yang signifikan, di mana material pasir dan tanah diambil dari sisi luar tanggul selatan untuk mengurug alur sungai alami yang cukup dalam dan lebar. Pekerjaan pengerukan dan pembentukan dasar tandon akan segera dimobilisasi setelah seluruh elevasi tanggul terselesaikan, guna menjamin kestabilan struktur secara keseluruhan.
—
Pemasangan & Pengelasan Liner HDPE
15%
0%
Pekerjaan pemasangan Liner HDPE belum dapat dimulai karena masih menunggu rampungnya pekerjaan tanah dan pembentukan dasar tandon pada item sebelumnya. Ketergantungan ini merupakan bagian dari urutan kerja yang tepat, guna memastikan permukaan lahan dasar benar-benar rata, padat, dan bersih sebelum roll plastik HDPE dihamparkan, sehingga kualitas pengelasan sambungan terjaga dan tidak ada risiko kebocoran akibat kontur dasar yang belum sempurna.
—
Pemipaan Inlet & Internal Tandon
15%
0%
Pelaksanaan pemasangan pipa inlet utama dan jaringan distribusi interkoneksi dari tandon menuju kompleks kolam budidaya masih menunggu kesiapan struktur tandon secara keseluruhan. Perencanaan jalur dan spesifikasi teknis pemipaan telah disiapkan, sehingga begitu struktur tandon siap, mobilisasi pekerjaan ini dapat langsung dilaksanakan tanpa hambatan berarti.
—
Pekerjaan Akhir (Overflow, Anchor Trench, Aksesoris)
10%
0%
Pekerjaan finishing meliputi pembuatan saluran pelimpah (overflow), anchor trench, dan pemasangan aksesoris tandon akan dilaksanakan sebagai tahapan penutup yang menyempurnakan seluruh fungsi Kolam Tandon 1. Seluruh lingkup pekerjaan ini telah teridentifikasi dan siap dieksekusi secara tuntas pada saat struktur utama telah rampung.
Pekerjaan pembentukan tanggul dan dasar tandon telah menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Profil dasar kolam telah terbentuk sempurna dan siap menerima lapisan Liner HDPE. Satu-satunya item yang masih dalam penyelesaian adalah rapian tanggul sisi barat, yang secara teknis merupakan tanggul berbagi (shared embankment) dengan Tandon 1. Penyelesaian sisi ini sengaja dikoordinasikan bersamaan dengan progres pengerjaan T1 agar tidak terjadi gangguan struktural pada tanggul pembatas yang melayani kedua tandon sekaligus. Setelah T1 menyelesaikan sisi tanggul terkait, finalisasi rapian sisi barat T2 dapat langsung dituntaskan dalam waktu singkat.
—
Pemasangan & Pengelasan Liner HDPE
15%
0%
Pemasangan Liner HDPE telah berada di ambang pelaksanaan — kondisi dasar tandon sudah siap dan memenuhi syarat untuk menerima hamparan material HDPE. Pekerjaan ini sengaja ditahan sementara hingga tanggul sisi barat selesai dirapikan, guna menghindari risiko kerusakan atau pergeseran lapisan HDPE akibat aktivitas alat berat yang masih beroperasi di area tanggul berbagi. Begitu tanggul rampung, proses penghamparan dan pengelasan sambungan dapat langsung dilaksanakan secara efisien karena kondisi lahan dasar sudah dalam keadaan prima.
—
Pemipaan Inlet & Internal Tandon
15%
85%
Pemasangan jaringan pemipaan inlet utama dan sistem distribusi interkoneksi dari tandon menuju kompleks kolam budidaya telah terpasang dengan baik. Ini merupakan pencapaian signifikan yang menjadi fondasi kesiapan operasional Tandon 2. Sisa pekerjaan pemipaan yang masih perlu dilakukan adalah penyesuaian dan koneksi akhir yang akan dilakukan bersamaan dengan pemasangan aksesoris pada tahap pekerjaan akhir, sehingga seluruh sistem dapat diuji coba secara terintegrasi.
—
Pekerjaan Akhir (Overflow, Anchor Trench, Aksesoris)
10%
0%
Pekerjaan finishing meliputi pembuatan saluran pelimpah (overflow), anchor trench, dan pemasangan aksesoris pendukung tandon akan dilaksanakan sebagai tahap penutup yang tinggal selangkah lagi. Dengan kondisi dasar kolam yang sudah siap dan sistem pemipaan yang telah terpasang, seluruh pekerjaan akhir ini dapat dieksekusi secara cepat dan terarah begitu Liner HDPE selesai dipasang.
Seluruh pekerjaan pembentukan tanggul, pengerukan volume ruang tandon, pemadatan, dan pembentukan kemiringan dasar telah diselesaikan dengan tuntas dan sesuai spesifikasi teknis. Elevasi tanggul telah terkonfirmasi, profil dasar tandon telah terbentuk optimal, dan lahan siap sepenuhnya untuk mendukung tahapan pekerjaan berikutnya. Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi kelancaran seluruh pekerjaan lanjutan di T3.
—
Pemasangan & Pengelasan Liner HDPE
15%
85%
Pekerjaan pemasangan Liner HDPE menunjukkan progres yang sangat menggembirakan, 90% hamparan roll plastik HDPE telah berhasil digelar dan menutupi seluruh permukaan dasar dan dinding tandon. Tahapan yang tersisa hanyalah proses pengelasan (welding) sambungan antar lembaran, yang merupakan pekerjaan finishing teknis dan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat. Dengan kondisi hamparan yang sudah hampir menyeluruh ini, T3 berada pada posisi yang sangat siap untuk segera menuntaskan lapisan kedap air secara penuh.
—
Pemipaan Inlet & Internal Tandon
15%
90%
Sistem pemipaan T3 telah mencapai tahap kematangan yang baik, ditandai dengan terpasangnya pipa subsoil yang menjadi komponen kritis dalam sistem drainase dan kontrol kualitas air tandon treatment. Jaringan pemipaan utama telah terpasang dan terposisi sesuai desain. Sisa pekerjaan pemipaan yang akan diselesaikan adalah koneksi akhir dan penyesuaian fitting yang akan dilakukan bersamaan dengan penyelesaian pekerjaan aksesoris pada tahap akhir.
—
Pekerjaan Akhir (Overflow, Anchor Trench, Aksesoris)
10%
0%
Pekerjaan finishing yang meliputi pembuatan saluran pelimpah (overflow), pemasangan anchor trench, dan seluruh aksesoris pendukung tandon akan segera dapat dimulai. Dengan hampir seluruhnya Liner HDPE telah tergelar, pekerjaan anchor trench dan overflow tinggal menunggu pengelasan HDPE selesai agar instalasi dapat dilakukan secara terkoordinasi dan tidak mengganggu integritas lapisan kedap air. T3 adalah tandon yang paling dekat dengan kondisi operasional dibanding tandon lainnya.
Seluruh pekerjaan pembentukan tanggul, pengerukan, pemadatan, dan elevasi dasar tandon telah diselesaikan secara penuh dan terverifikasi. Struktur tanah T4 berdiri kokoh sebagai landasan operasional tandon treatment kedua yang siap mendukung fungsi pengolahan air tambak secara optimal.
—
Pemasangan & Pengelasan Liner HDPE
15%
100%
Pemasangan dan pengelasan Liner HDPE telah rampung seluruhnya, dengan hamparan plastik HDPE yang menutupi penuh seluruh permukaan dasar dan dinding tandon. Sambungan antar lembaran telah terlas dengan baik, memastikan lapisan kedap air T4 telah siap secara penuh untuk menampung dan mengolah air sesuai fungsinya.
—
Pemipaan Inlet & Internal Tandon
15%
100%
Seluruh jaringan pemipaan inlet utama, pipa subsoil, dan sistem distribusi interkoneksi telah terpasang dan terposisi sesuai desain teknis. T4 telah memiliki infrastruktur pemipaan yang lengkap dan siap untuk diuji coba secara fungsional begitu pekerjaan akhir terselesaikan.
—
Pekerjaan Akhir (Overflow, Anchor Trench, Aksesoris)
10%
35%
Pekerjaan finishing T4 telah memasuki tahap pelaksanaan yang nyata, ditandai dengan terpasangnya saluran pelimpah (overflow) sebagai komponen utama pengatur muka air tandon. Saat ini pekerjaan yang tersisa adalah pemasangan anchor trench untuk mengunci tepi Liner HDPE agar terkunci permanen pada struktur tanggul, serta pemasangan aksesoris pendukung operasional lainnya. Dengan overflow yang sudah terpasang, T4 adalah tandon yang paling mendekati kondisi siap operasional penuh di antara seluruh tandon yang ada, dan penyelesaian akhirnya tinggal dalam hitungan pekerjaan minor.
—
RingkasanSecara keseluruhan, progres pembangunan infrastruktur Kolam Tandon (T1–T4) menunjukkan gradasi kemajuan yang konsisten dari sisi hilir ke hulu sistem, dengan estimasi rata-rata progres keseluruhan mencapai ±55%. T4 (Tandon Treatment 2) menjadi unit paling matang dengan progres ±96% , seluruh struktur tanggul, Liner HDPE, dan pemipaan telah selesai 100%, overflow telah terpasang, dan hanya tersisa pemasangan anchor trench serta aksesoris minor sebelum siap operasional penuh. T3 (Tandon Treatment 1) menyusul dengan progres ±71%, di mana pekerjaan tanah dan pemipaan subsoil telah rampung sempurna, 90% hamparan Liner HDPE telah tergelar dan tinggal menunggu proses pengelasan sambungan. T2 (Tandon Pengendapan 2) berada di progres ±43% dengan kondisi dasar kolam yang sudah siap dan sistem pemipaan utama yang telah terpasang, namun pemasangan Liner HDPE masih tertahan oleh penyelesaian tanggul sisi barat yang merupakan tanggul berbagi dengan T1. Adapun T1 (Tandon Pengendapan 1) saat ini berada pada progres ±10% dengan dinding tanggul yang telah terbentuk 50%, di mana percepatan penyelesaiannya menjadi titik kritis utama mengingat kondisi lapangan yang menantang, meliputi karakteristik tanah berpasir, risiko abrasi pada tanggul sisi selatan yang berhadapan langsung dengan pantai dan aliran sungai alami, serta kebutuhan volume pengurugan yang signifikan pada sisi utara untuk menutup alur sungai alami yang cukup dalam dan lebar yang sekaligus berdampak langsung terhadap kelancaran penyelesaian T2.
Pekerjaan pondasi dan struktur bawah telah diselesaikan secara menyeluruh sesuai spesifikasi teknis. Seluruh tahapan mulai dari galian tanah, urugan pasir, pasangan batu kali, perakitan besi, hingga pengecoran Sloof Beton telah tuntas dilaksanakan dengan kualitas yang terjaga.
—
Struktur Atas & Dinding (Kolom, Hebel)
27%
90%
Pekerjaan struktur atas dan dinding telah hampir rampung sepenuhnya. Pengecoran kolom praktis, pemasangan bata ringan (Hebel), serta pengecoran Ring Balk atas telah diselesaikan dengan baik. Pemasangan kusen pintu dan jendela juga telah terpasang seluruhnya, sementara pemasangan daun pintu masih dalam antrian pengerjaan dan akan segera ditindaklanjuti.
—
Atap (Rangka & Penutup)
10%
100%
Pekerjaan rangka dan penutup atap telah rampung sepenuhnya. Rangka atap menggunakan material kayu sebagai pilihan yang tepat mengingat lokasi berada di kawasan pesisir yang rawan korosi, sehingga ketahanan jangka panjang struktur atap tetap terjaga. Pemasangan penutup atap Spandek, Nok, dan Lisplang telah diselesaikan dengan baik sehingga bangunan telah terlindungi secara struktural dari cuaca.
—
Finishing Dinding (Plester, Aci, Cat)
20%
65%
Pekerjaan finishing dinding mencatatkan progres yang cukup signifikan. Pekerjaan plesteran dan pengacian dinding telah berhasil diselesaikan sehingga permukaan dinding telah siap untuk tahap pengecatan. Pekerjaan pengecatan akan segera dilaksanakan setelah pemasangan rangka dan papan plafond diselesaikan terlebih dahulu agar seluruh pekerjaan finishing dapat dilakukan secara efisien dan tuntas dalam satu rangkaian pengerjaan.
—
Lantai (Urugan, Cor, Keramik)
12%
55%
Pekerjaan lantai telah menyelesaikan tahap urugan pasir dan pengecoran rabat screed di seluruh area gudang. Pekerjaan pengacian lantai akan segera dilakukan setelah barang-barang yang saat ini masih berada di dalam gudang, seperti kincir air dan autofeeder, dapat dipindahkan terlebih dahulu agar pengerjaan dapat dilakukan secara menyeluruh dan optimal.
—
MEP & Sanitasi (Listrik & Air)
18%
5%
Pekerjaan kelistrikan pada area gudang saat ini masih dalam tahap persiapan dan akan segera dilaksanakan. Instalasi kabel dan perlengkapan kelistrikan lainnya akan dikerjakan seiring dengan penyelesaian pekerjaan finishing dinding dan plafond agar instalasi dapat berjalan rapi dan terstruktur sesuai kebutuhan operasional gudang.
Pekerjaan pondasi dan struktur bawah telah diselesaikan secara menyeluruh sesuai spesifikasi teknis. Seluruh tahapan mulai dari galian tanah, urugan pasir, pasangan batu kali, perakitan besi, hingga pengecoran Sloof Beton telah tuntas dilaksanakan dengan kualitas yang terjaga.
—
Struktur Atas & Dinding (Kolom, Hebel)
27%
100%
Seluruh pekerjaan struktur atas dan dinding telah berhasil dirampungkan dengan hasil yang solid. Pengecoran kolom praktis, pemasangan bata ringan (Hebel), pemasangan kusen pintu dan jendela, serta pengecoran Ring Balk atas telah diselesaikan sesuai gambar rencana.
—
Atap (Rangka & Penutup)
10%
100%
Pekerjaan rangka dan penutup atap telah rampung sepenuhnya. Rangka atap menggunakan material kayu sebagai pilihan yang tepat mengingat lokasi berada di kawasan pesisir yang rawan korosi. Pemasangan penutup atap Spandek, Nok, dan Lisplang telah diselesaikan dengan baik sehingga bangunan telah terlindungi secara struktural dari cuaca.
—
Finishing Dinding (Plester, Aci, Cat)
20%
10%
Pekerjaan finishing dinding saat ini sedang dalam tahap persiapan dan akan segera dimulai. Pelaksanaan plesteran, pengacian, dan pengecatan belum dapat dikerjakan karena keterbatasan tenaga tukang yang tersedia di lapangan. Begitu ketersediaan tenaga kerja terpenuhi, seluruh pekerjaan finishing dinding akan langsung dieksekusi secara menyeluruh.
—
Lantai (Urugan, Cor, Keramik)
12%
65%
Pekerjaan lantai telah menyelesaikan tahap urugan pasir dan pengecoran rabat screed di seluruh area kantin. Pekerjaan pengacian lantai serta pemasangan keramik pada kamar ibu dapur masih dalam antrian pengerjaan dan akan segera ditindaklanjuti seiring dengan ketersediaan tenaga kerja di lapangan.
Pekerjaan pondasi dan struktur bawah telah diselesaikan secara menyeluruh sesuai spesifikasi teknis. Seluruh tahapan mulai dari galian tanah, urugan pasir, pasangan batu kali, perakitan besi, hingga pengecoran Sloof Beton telah tuntas dilaksanakan dengan kualitas yang terjaga.
—
Struktur Atas & Dinding (Kolom, Hebel)
27%
70%
Pekerjaan struktur atas dan dinding telah menunjukkan progres yang nyata di lapangan. Pemasangan bata ringan (Hebel), kolom praktis, serta kusen pintu dan jendela telah berhasil diselesaikan. Pekerjaan pengecoran Ring Balk atas masih dalam tahap penyelesaian dan akan segera dituntaskan agar struktur dinding dapat terkunci secara sempurna.
Pekerjaan pondasi dan struktur bawah telah diselesaikan secara menyeluruh sesuai spesifikasi teknis. Seluruh tahapan mulai dari galian tanah, urugan pasir, pasangan batu kali, perakitan besi, hingga pengecoran Sloof Beton telah tuntas dilaksanakan dengan kualitas yang terjaga dan menjadi fondasi yang kuat bagi tahap pekerjaan selanjutnya.
Pekerjaan pondasi dan struktur bawah telah diselesaikan secara menyeluruh dan memenuhi spesifikasi teknis. Seluruh tahapan mulai dari galian tanah, urugan pasir, pasangan batu kali, perakitan besi, hingga pengecoran Sloof Beton telah tuntas dilaksanakan dengan kualitas yang terjaga dan terverifikasi di lapangan.
—
Struktur Atas & Dinding (Kolom, Hebel)
27%
100%
Seluruh pekerjaan struktur atas dan dinding telah berhasil dirampungkan dengan hasil yang solid. Pengecoran kolom praktis, pemasangan bata ringan (Hebel), pemasangan kusen pintu & jendela, serta pengecoran Ring Balk atas telah diselesaikan sesuai gambar rencana dan siap menopang tahap pekerjaan berikutnya.
—
Atap (Rangka & Penutup)
10%
100%
Pekerjaan rangka dan penutup atap telah rampung sepenuhnya. Perakitan rangka baja ringan, pemasangan penutup atap Spandek, Nok, dan Lisplang telah diselesaikan dengan baik dan bangunan kini telah terlindungi secara struktural dari cuaca.
—
Finishing Dinding (Plester, Aci, Cat)
20%
10%
Pekerjaan finishing dinding saat ini sedang dalam tahap persiapan dan akan segera dimulai. Pelaksanaan plesteran, pengacian, dan pengecatan belum dapat dikerjakan karena dua kondisi yang berlangsung bersamaan, yaitu keterbatasan tenaga tukang yang tersedia di lapangan serta ruang workshop yang saat ini masih aktif digunakan oleh tim MEP sebagai area perakitan panel-panel listrik. Begitu kedua kondisi tersebut teratasi, seluruh pekerjaan finishing dinding akan langsung dieksekusi secara menyeluruh dan terukur.
—
Lantai (Urugan, Cor, Keramik)
12%
65%
Pekerjaan lantai telah menyelesaikan tahap urugan pasir dan pengecoran rabat screed di seluruh area workshop. Untuk zona operasional utama seperti area kerja, ruang genset, dan ruang panel induk, lantai rabat screed sudah fungsional dan memadai sesuai peruntukan ruang. Pemasangan keramik pada kamar mekanik masih dalam antrian penyelesaian dan akan segera ditindaklanjuti.
—
MEP & Sanitasi (Listrik & Air)
18%
40%
Pekerjaan MEP dan Sanitasi terus berjalan sesuai urutan prioritas teknis. Area WC telah menunjukkan progres fisik yang baik dengan pemasangan keramik dan kloset jongkok yang telah selesai terpasang, meskipun fasilitas tersebut belum dapat beroperasi karena instalasi air bersih dan pembangunan septictank masih dalam tahap penyelesaian. Kedua item tersebut menjadi prioritas berikutnya agar WC dapat segera berfungsi penuh. Pekerjaan instalasi kelistrikan dan jaringan mekanikal lainnya terus berjalan paralel sesuai jadwal yang sedang dikejar.
—
RingkasanPekerjaan Fasilitas Umum (Fasum) secara keseluruhan terus menunjukkan pergerakan yang aktif di lapangan, dengan tingkat pencapaian yang bervariasi di setiap area. Gudang mencatatkan progres paling signifikan dengan pekerjaan dinding yang telah mencapai tahap pengacian dan tinggal menunggu penyelesaian plafond serta pengecatan. Workshop dan Kantin berada pada kondisi yang serupa, di mana seluruh pekerjaan struktur telah rampung namun pekerjaan finishing dinding belum dapat dimulai akibat keterbatasan tenaga tukang, ditambah kendala ruang Workshop yang masih digunakan sebagai area perakitan panel listrik oleh tim MEP. Mess Feeder saat ini telah menyelesaikan pekerjaan pondasi, pemasangan Hebel, dan kusen, sementara Mess Utama telah menyelesaikan tahap pondasi dan bersiap memasuki tahap struktur berikutnya. Adapun Mess Owner dan Rumah Panen saat ini masih dalam tahap persiapan dan akan segera dimobilisasi sesuai dengan prioritas jadwal pelaksanaan yang sedang dikoordinasikan.